introduction to UML (workshop)

By jayus

Pengenalan Dasar Unified Modelling Language (UML)

kamis 28 des 2006 dilaksanakan workshop dengan materi introduction to unified modelling language (UML) UG menurut penyelenggaranya workshop ini merupakan materi baru yang diworkshopkan,dimana penulis menjadi salah satu peserta workshop tersebut. penulis sendiri tidak mengerti apa itu UML, penulis memilih materi workshop tersebut karena terpaksa! (sebagai syarat sidang s). yang melatarbelakangi penulisan ini adalah rasa ingin saling berbagi, karena penulis sendiri malu terhadap teman-teman seperjuangan yang selalu share kepada penulis dan pada saat penulis melaksanakan workshop tersebut terbesit suatu keinginan untuk berbagi kepada teman-teman dan inilah saatnya saya memberi kontribusi kepada yang lain,tidak hanya menadahkan tangan saja! tidak ada maksud menyombongkan apa yang saya miliki tetapi sesuai dengan cita-cita kita bersama pada media ini yaitu saling berbagi demi kemajuan kita bersama, karena penulis sadari pengetahuan penulis belum ada apa-apanya dibandingkan yang lain.
Ingin jadi seorang analis sistem?
anda harus harus kenali dulu UML (cuplikan kata-pengantar dari sang pengajar di workshop tsb), saya sendiri tidak begitu memahami tentang analis system (apa ya? Merek PC bukan? Maklum yang saya tahu Cuma ngoprek mengoprek). Daripada mikirin masalah yang ga jelas, OK langsung aja deh ke konsep UML tersebut. (Penjelasan berdasarkan modul workshop)
Analisis dan perancangan system merupakan suatu kegiatan preliminary atau kegiatan yang paling awal dilakukan pada saat seseorang atau sebuah group ingin melakukan sebuah pengembangan/perekayasaan perangkat lunak/system informasi. Kegiatan ini merupakan tahap inisiasi yang sangat vital untuk dilakukan dan sudah umum untuk diketahui bahwa kegiatan ini dilakukan oleh orang-orang yang berprofesi sebagai system analis. System analis akan melakukan apa yang kita sebut analisa dan perancangan system dan meneruskannya kepada para programmer dan juga kepada para technical assistant untuk mengkonversikan blueprint tersebut menjadi konkrit baik dalam bentuk aplikasi/software maupun kedalam bentuk infrastruktur fisik (konon katanya jumlah analis system di Indonesia sedikit dibandingkan programmer dan kebutuhan akan analis system sangat banyak, kalau benar bgitu bisa jadi mata pencaharian juga tuh , tapi itu katanya loh!)
Sekarang ini piranti lunak atau software banyak digunakan dalam ruang lingkup yang sangat besar, sehingga dalam penyediaannya tidaklah semena-mena dalam pembuatannya. Dalam pembuatan serta perancangannya sebaiknya memperhatikan scalability, security, dan eksekusi. Selain itu pula perlu diperhatikan yang namanya arsitektur, harus ada pendefinisian yang jelas kesalahan yang dibuat/bug dapat terus diperbaiki oleh selain programmer pembuat. Keuntungan lebih dari perencanaan arsitektru yang matang dan sempurna adalah dapat dimungkinkan penggunaan kembali modul atau komponen untuk aplikasi piranti lunak.
Modelling adalah suatu proses perancangan system piranti lunak/software sebelum dilakukan pembuatan pengkodean (coding). Model piranti lunak ini dapat dianalogikan sebagai pembuatan bangunan gedung yang mana dalam pembuatan memerlukan sebuah system yang kompleks. Karena semakin kompleks sebuah system, semakin penting pula teknik pemodelan yang baik. Dalam menggunakan model ini, ada suatu harapan dimana dapat mengembangkan sebuah piranti lunak yang dapat memenuhi semua kebutuhan pengguna dengan lengkap dan tepat termasuk factor-faktor scalability, robustness, security dan sebagainya.
Kesuksesan suatu model piranti lunak ditentukan oleh tiga unsure, yang kemudian terkenal dengan sebutan segitiga sukses (the triangle for success), ketiga unsure tersebut adalah metode permodelan (notation), proses dan tool yang digunakan.
Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah bahasa yang telah menjadi standard dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan permodelan system pada system piranti lunak. Dengan adanya UML seseorang dapat membuat sebuah model dengan semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras maupun system operasi jaringan apapun. Tetapi dalam penggunaannya, UML ini lebih berkenaan dengan adanya penggunaan class dan operation dalam konsep dasarnya maka bahasa pemrograman yang baik digunakan adalah bahasa yang berorientasi dengan object seperti C++,Java,C# atau VB.NET. Walaupun demikian, UML tetap dapat digunakan untuk modelling aplikasi procedural dalam VB atau C.
UML dibangun atas model 5 view. Kelima view tersebut adalah:
use case view mendefinisikan perilaku eksternal system. View ini mendefinisikan kebutuhan system karena mengandung semua view yang lain yang mendeskripsikan aspek-aspek tertentu dari rancangan system.
Design view mendeskripsikan struktur logika yang mengandung fungsi-fungsi yang dibutuhkan di use case. Design view ini berisi definisi komponen program, kelas-kelas utama bersama dengan spesifikasi data, perilaku dan interaksinya.
Implementation view menjelaskan komponen-komponen fisik dari system yang akan dibangun. Termasuk disini diantaranya file exe, library dan database. Informasi yang ada di view ini relevan dengan aktifitas-aktifitas seperti manajemen konfigurasi dan integrasi system.
Process view berhubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan concurrency di dalam system. Sedangkan
deployment view menjelaskan bagaimana komponen-komponen fisik didistribusikan ke lingkungan fisik seperti jaringan computer dimana system akan dijelaskan. Wah cape deh…..sebenarnya masih banyak materi tentang UML yang lainnya, tapi untuk pengenalan ga usah banyak-banyak dulu (kalau banyak2 saya yakin anda pusing bacanya, sama dong saya juga, ga ngerti!). Intinya sih UML itu mendisain suatu system yang sesuai dengan lingkungannya menghindari anda dalam membuat suatu produk berupa piranti lunak yang salah sasaran yang akibatnya anda akan rugi besar, dengan desain yang matang tersebut anda akan mudah memahami kebutuhan si user/klien anda, biaya pengeluaran rendah dan untung besar. Untuk pertanyaan mengenai materi UML ini anda dapat mengirimkan pertanyaan anda melalui email: adek_kancil@telkom.net.
Kesan dari mengikuti workshop ini penulis jadi semakin pusing tapi kakak asistennya cantik juga sih, tertarik menjadi analis system? or mau kenalan sama kakak asistennya. Selamat mencoba, mohon maaf apabila dalam penyampaiannya kurang berkenan, harap maklum karena penulis juga manusia.

8 Tanggapan ke “introduction to UML (workshop)”

  1. falc Berkata:

    Setuju………………..
    buat belajar uml bisa pake umbrello di linux atow rational rose di windows.

  2. jayadin Berkata:

    emang orang2 kya fulcunix sangat dibutuhin bwt orang2 yang bru belajar kya kita ini, berbagi pengalaman dari yang ahli. setujukan. thx ya bwt infonya—>bwt yang tertarik jadi analis bisa belajar uml menggunakan umbrello (linux) n rational rose (windows)

  3. adek kncl Berkata:

    bisa juga pk microsoft visio 2003 (versi visio yang mendukung UML)

  4. gedex Berkata:

    uggh.. aku gak ngerti kk :D
    Btw you’re gaining more knowledge as u’re sharing more..
    *hihih*

  5. Ryb Berkata:

    UML digunakan untuk pemodelan berbasis objek, dan ada juga DFD (Data Flow Diagram) digunakan untuk pemodelan berbasis structural.

    UML banyak banget sih materinya?

  6. rina Berkata:

    ka,boleh2 kirim materi umlnya ga????klo boleh kirim ke reaputri_jk@yahoo.co.id ,makasih yaaaaaaaaaa

  7. wahyuddin Berkata:

    saya lagi cari materi tentang UML,ada yg bisa bantu g?hheheh

  8. wahyuddin Berkata:

    tambora.ompu@yahoo.com

Tinggalkan Balasan